Pemda Buol Buka-bukaan Soal Antrean BBM: Pasokan Tak Sesuai Permintaan
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
- print Cetak

Pengaturan distribusi oleh Pertamina juga menjadi bagian dari dinamika pasokan, terutama dalam menjaga ketersediaan stok secara berkala di tingkat regional.
Dengan kondisi tersebut, jumlah BBM yang diterima SPBU tidak selalu sama dengan volume yang diajukan.
Persoalan pasokan juga terjadi bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan BBM di masyarakat.
Perubahan harga BBM nonsubsidi sejak 1 September 2026 disebut turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat. Sebagian pengguna kemudian beralih menggunakan BBM bersubsidi sehingga permintaan di SPBU meningkat.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam koordinasi, kebutuhan BBM di wilayah Sulawesi pada periode Juni hingga Agustus 2026 mengalami peningkatan sekitar 10–15 persen.
Peningkatan konsumsi tersebut membuat tekanan terhadap ketersediaan BBM di tingkat SPBU semakin terasa ketika pasokan yang diterima tidak sesuai dengan jumlah permintaan.
Selain faktor konsumsi, pemerintah juga mencermati adanya pembelian dalam jumlah berlebihan atau panic buying serta dugaan penimbunan oleh oknum tertentu yang dapat memperburuk kondisi di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Buol menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi distribusi BBM di wilayah tersebut.
Koordinasi dengan pihak Pertamina dan pengelola SPBU juga akan dilakukan untuk memperoleh perkembangan terbaru terkait pasokan dan penyaluran BBM kepada masyarakat.
Pemda bersama Satgas BBM dan pengelola SPBU juga berkomitmen menyampaikan informasi secara terbuka dan tertulis kepada masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting agar informasi mengenai kondisi pasokan BBM dapat dipahami secara jelas dan tidak menimbulkan berbagai tafsir di tengah masyarakat.
Pemkab Buol berharap koordinasi lintas pihak dapat mempercepat normalisasi pasokan sehingga antrean kendaraan di SPBU dapat berkurang dan distribusi BBM kembali berjalan secara lancar serta tepat sasaran.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar