Warga Kelimpungan! Harga Beras di Buol Tembus Rp 17.000 Per Kilo
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
- print Cetak

Soal Buol, Sulawesi Tengah – Harga beras di pasar-pasar tradisional Kabupaten Buol terus mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terlebih ketika kabar surplus beras nasional belum berdampak pada harga lokal.
Pantauan media ini pada Sabtu (19/7) menunjukkan bahwa beras jenis Santana kini dijual dengan harga bervariasi antara Rp 16.500 hingga Rp 17.000 per kilogram, naik dari harga normal sebelumnya yang berada di angka Rp 16.000.
Uniknya, beras Santana kini dipasarkan berdasarkan asal usulnya. Beras Santana dari Kotaraya dijual lebih mahal, mencapai Rp 17.000 per kilogram. Sementara Santana yang berasal dari Kabupaten Tolitoli sedikit lebih murah, sekitar Rp 16.500. Para pedagang menyebut perbedaan harga ini dipicu oleh faktor jarak pengiriman dan biaya distribusi yang berbeda.
“Yang dari Kotaraya itu harga tinggi karena jauh, ongkosnya juga lebih mahal,” kata salah satu pedagang pasar.
Jenis beras lain yang juga ikut naik adalah Mikongga, kini berada di kisaran Rp 15.000 hingga Rp 16.000 per kilogram. Kenaikan ini turut membebani pengeluaran rumah tangga.
Nurul, seorang ibu rumah tangga, mengaku kebingungan mengatur pengeluaran belanja harian.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar