Rakor Teknis DAK KB 2025: Penguatan Komitmen Pusat dan Daerah Wujudkan Keluarga Berkualitas
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
- print Cetak

Soal Buol – Perwakilan Tim Perencanaan Keuangan Kemendukbanga, Fatnur, menegaskan pentingnya koordinasi terpadu dalam pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Sub Bidang Keluarga Berencana (KB) Tahun 2025 menuju 2026.
Hal itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Teknis Pengelolaan DAK KB 2025, yang menyoroti komitmen pemerintah pusat, provinsi, hingga daerah dalam pengendalian penduduk dan penyelenggaraan program KB. Rabu 26 November 2025.
Fatnur menjelaskan, tantangan geografis dan sosial di berbagai daerah menuntut sinergi yang kuat antar pemangku kepentingan.
“DAK KB harus dikelola transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Pemerintah daerah wajib memastikan akses layanan KB, sarana prasarana penyuluhan, serta kualitas sinergi lintas sektor,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pagu DAK fisik dan nonfisik saat ini berada pada angka 35,5%, dengan target minimal 80% capaian pada sub bidang KB sebagai bagian dari program prioritas nasional. Implementasinya tidak boleh dilakukan asal-asalan, melainkan berbasis data, aplikasi, pemetaan prioritas, serta koordinasi lintas sektor yang kuat agar mampu menjawab persoalan riil di lapangan.
Sementara itu Kepala Dinas P2KBP3A Buol, Rizal Naukoko, menyoroti tantangan baru dalam pengelolaan DAK KB 2025, terutama terkait efisiensi anggaran yang kini banyak diarahkan pada penanganan stunting dan pemenuhan makanan bergizi.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar