Anggaran Besar, Kualitas Minim? Proyek Lapangan Sepak Bola Desa Kantanan Tuai Kritik !
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
- print Cetak

Soal Buol – Proyek penimbunan lapangan sepak bola di Desa Kantanan, Kecamatan Bokat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, tengah menjadi sorotan.
Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa ini diduga menggunakan material yang tidak layak, yakni tanah berlumpur, sehingga kerap tergenang air saat dilakukan pemadatan.
Diketahui proyek ini dikerjakan dalam dua tahap, dengan tahap pertama pada 2024 senilai Rp 100 juta dan tahap kedua pada 2025 sebesar Rp 130 juta. Namun, hingga kini pekerjaan belum rampung akibat buruknya kualitas material yang digunakan.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengkritik perencanaan proyek ini, terutama dalam penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Menurutnya, pemilihan material seharusnya lebih diperhatikan agar sesuai dengan kebutuhan lapangan sepak bola.
“Seharusnya saat menyusun RAB, material yang digunakan diperhitungkan dengan baik. Kalau kita lihat di lapangan, materialnya hanya tanah biasa yang kurang cocok untuk timbunan,” ujarnya kepada media, Rabu (19/3/2025).
Ia menyarankan agar tanah yang digunakan memiliki daya serap air yang lebih baik untuk menghindari genangan, seperti tanah pasir atau bahan organik seperti Domatu.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kantanan juga menyoroti proyek ini.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar