Kabar Baik! Lima Mesin Pembangkit Tiba di Buol, PLN ULP Leok Targetkan Pemadaman Berkurang hingga Normal Akhir Oktober
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Jumat, 16 Okt 2026
- print Cetak

Soalbuol.com — Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, yang selama ini merasakan dampak pemadaman listrik akibat defisit daya. PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Leok mempercepat penanganan krisis pasokan listrik dengan mendatangkan lima unit mesin pembangkit tambahan berkapasitas total sekitar 2.000 kilowatt (kW).
Kelima unit mesin tersebut telah tiba di Pelabuhan Kumaligon, Kabupaten Buol, dan kini memasuki tahapan persiapan instalasi sebelum dioperasikan untuk memperkuat sistem kelistrikan setempat.
Kepala PLN ULP Leok, Dadang Syaifullah melalui via telfon bersama soalbuol.com menyampaikan bahwa penambahan mesin pembangkit ini menjadi salah satu langkah penting untuk mengatasi defisit daya yang selama ini berdampak pada keandalan pasokan listrik, terutama saat beban puncak pada malam hari.
Menurutnya, kendala utama yang menyebabkan keterbatasan pasokan listrik selama ini adalah sejumlah mesin pembangkit yang mengalami gangguan dan sedang menjalani perbaikan maupun pemeliharaan. Selain itu, kedatangan mesin tambahan juga mengalami keterlambatan akibat kendala transportasi.
Namun, dengan tibanya lima unit mesin pembangkit tersebut, PLN kini mempercepat tahapan teknis agar tambahan daya dapat segera masuk ke sistem kelistrikan Kabupaten Buol.
“Mesinnya sudah tiba dan sekarang dalam tahapan instalasi. Insyaallah, akhir bulan ini kondisi kelistrikan sudah kembali normal,” ujar Dadang. 16 Oktober 2026.
PLN Targetkan Kondisi Kelistrikan Kembali Normal Akhir Oktober
PLN menargetkan lima unit mesin pembangkit tambahan tersebut dapat mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026, setelah seluruh tahapan instalasi, pemeriksaan, dan pekerjaan teknis lainnya selesai dilaksanakan.
Dengan tambahan kapasitas sekitar 2.000 kW, PLN berharap defisit daya yang selama ini menjadi penyebab pemadaman dapat diatasi secara bertahap, sekaligus memperkuat cadangan daya untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Dadang menjelaskan, setelah tambahan mesin beroperasi dan sistem kelistrikan kembali stabil, pemadaman yang selama ini terjadi akibat kekurangan daya diharapkan tidak lagi menjadi persoalan utama.
Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan terjadinya pemadaman apabila muncul gangguan jaringan, kerusakan peralatan, ataupun faktor alam yang memengaruhi sistem distribusi listrik.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar