Pemkab Buol Akselerasi Reformasi SDM, Program RPL Untad Jadi Solusi Peningkatan Kualifikasi ASN
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month 22 jam yang lalu
- print Cetak

Soalbuol.com – Pemerintah Kabupaten Buol terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), baik di lingkungan aparatur pemerintahan maupun masyarakat umum.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang digelar di Kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako (Untad) Kabupaten Buol, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan strategis ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ Daimaroto, SH., MH., didampingi Plt. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buol. Turut hadir Tim RPL Universitas Tadulako Palu, pimpinan PSDKU Buol, serta perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program RPL merupakan terobosan penting yang memberikan kesempatan kepada ASN dan masyarakat untuk memperoleh pengakuan akademik atas pengalaman kerja, pelatihan, serta kompetensi yang selama ini dimiliki.
“Pembangunan daerah membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan memiliki pengakuan formal atas kemampuan yang dimiliki. Program RPL menjadi solusi nyata bagi aparatur, tenaga profesional, pelaku usaha, guru, tenaga kesehatan, perangkat desa, dan masyarakat yang ingin meningkatkan jenjang pendidikan tanpa harus memulai dari awal,” ujar Wakil Bupati.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan aparatur menjadi salah satu kebutuhan mendesak dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Data Pemerintah Kabupaten Buol menunjukkan masih terdapat ribuan aparatur yang perlu didorong untuk meningkatkan kualifikasi pendidikan. Saat ini tercatat sebanyak 1.302 ASN berpendidikan SMA dan 819 ASN berpendidikan Diploma (D1 hingga D3). Kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi pemanfaatan program RPL sebagai jalur percepatan peningkatan jenjang pendidikan formal.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar