Terbongkar! Wabup Buol Sebut Ada Pimpinan OPD Akali Absen Demi TPP
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
- print Cetak

“Setelah surat dikirim, kami mendapati beberapa pimpinan OPD yang tidak jujur. Karena itu, kami akan meminta Inspektorat untuk melakukan investigasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menjelaskan bahwa tindakan manipulatif tersebut dilakukan secara terstruktur dan bukan tanpa jejak. Pihaknya memiliki data pembanding yang menunjukkan keberadaan oknum pejabat tersebut lebih banyak berada di luar kantor, namun tetap mencatatkan kehadiran penuh.
“Laporan yang kami terima menunjukkan ketidaksesuaian antara kehadiran sebenarnya dan data absensi yang dilaporkan. Ini sangat merugikan sistem dan semangat keadilan,” katanya.
Dr. Nasir juga menyinggung soal ketimpangan dalam penerapan sanksi disiplin. Menurutnya, ada perlakuan tidak adil antara atasan dan bawahan dalam hal penegakan aturan kehadiran.
“Jangan sampai bawahan yang hanya beberapa kali tidak hadir langsung dipotong TPP-nya, sementara pimpinan yang berminggu-minggu absen justru tidak tersentuh. Ini bentuk ketidakadilan dan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya dengan nada kecewa.
Sebagai langkah tegas, Pemerintah Kabupaten Buol melalui Inspektorat akan melakukan penelusuran lebih lanjut. Apabila terbukti ada manipulasi yang merugikan keuangan daerah, pejabat terkait diwajibkan mengembalikan TPP yang diterima secara tidak sah.
“Ini harus ditindak dengan tegas. Jika terbukti, maka hak yang diterima secara tidak sah harus dikembalikan. Pemerintah tidak boleh mentolerir praktik yang mencederai integritas birokrasi,” pungkas Wakil Bupati.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar