Peringati HUT Ke-75 IGTKI-PGRI, Wabup Buol Dorong Peningkatan Kualitas Guru TK di Era Digital
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
- print Cetak

Soal Buol – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI-PGRI), IGTKI-PGRI Kabupaten Buol menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru TK yang berlangsung di Aula Pobokidan, Kantor Bupati Buol, pada Selasa 10 Juni 2025. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto.
Workshop ini mengusung pendekatan yang inovatif dengan menitikberatkan pada literasi yang menyenangkan melalui metode bermain, bercerita, dan bernyanyi. Semuanya dibalut dalam pendekatan deep learning yang dirancang agar proses belajar mengajar menjadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi anak usia dini.
Dalam sambutannya, Wabup Nasir mengungkapkan bahwa guru TK dan guru kelas awal SD memegang peranan krusial dalam membentuk dasar pendidikan anak. Ia menyebut mereka sebagai “pembuka jalan” bagi generasi masa depan dalam mengenal dunia belajar.
“Guru adalah panggilan hati, bukan hanya profesi. Mereka menanamkan nilai-nilai, membentuk karakter, dan menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi pendidik masa kini, seperti pesatnya perubahan sosial dan derasnya arus digital. Oleh karena itu, workshop ini diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat kapasitas para guru dalam menyusun pendekatan belajar yang lebih relevan, inklusif, dan berpusat pada anak.
“Anak usia dini, khususnya TK hingga kelas dua SD, berada di masa keemasan. Kita harus menempatkan guru-guru terbaik di tahap awal kehidupan pendidikan mereka,” imbuhnya.
Sementara itu, Hapsa, S.Pd., M.Pd., mewakili Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Sulawesi Tengah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Buol atas dukungannya terhadap kegiatan ini. Ia juga menyampaikan salam dari Ketua BPKN PGRI Provinsi yang berhalangan hadir.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar