Bupati Buol Buka Peluang Investasi Jagung, Targetkan Pasar dan Produksi Meningkat
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
- print Cetak

Soalbuol.com – Pemerintah Kabupaten Buol terus berupaya membuka peluang investasi guna mengoptimalkan potensi sektor pertanian daerah. Langkah tersebut dilakukan Bupati Buol H. Risharyudi Triwibowo melalui pertemuan dengan investor komoditas jagung di Surabaya, Jawa Timur, Senin (01/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Buol didampingi Hengky, CEO PT Seger Agro Nusantara. Pertemuan ini menjadi bagian dari penjajakan kerja sama investasi sekaligus upaya mendorong pengembangan komoditas jagung di Kabupaten Buol.
Bupati melihat sektor jagung memiliki potensi besar untuk dikembangkan, mengingat Buol memiliki lahan pertanian dan perkebunan yang masih dapat dioptimalkan. Kehadiran investor diharapkan mampu memperkuat produksi sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian masyarakat.
Penjajakan investasi tersebut diarahkan untuk membangun sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan petani. Pemkab Buol berupaya agar potensi lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi kawasan produktif yang memberikan nilai ekonomi lebih besar.
Selain meningkatkan produksi, kerja sama dengan investor diharapkan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani. Dukungan terhadap rantai usaha juga diharapkan mencakup proses produksi, penyerapan hasil panen, penyimpanan hingga pemasaran.
Dengan demikian, pengembangan jagung tidak hanya berorientasi pada peningkatan luas tanam, tetapi juga membangun ekosistem usaha pertanian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
PT Seger Agro Nusantara merupakan perusahaan yang bergerak dalam perdagangan dan pengolahan komoditas pangan dan pakan, termasuk jagung, kedelai, beras dan fullfat soya. Perusahaan tersebut berkantor pusat di Surabaya dan menjadi bagian dari unit bisnis PT Sumber Energi Pangan.
Perusahaan juga memiliki jaringan fasilitas dan gudang di sejumlah daerah, antara lain Gresik, Cepu, Nganjuk, Sumbawa, Dompu, Makassar dan Lampung.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar