Orang Tua Siswa Harap Dugaan Kekerasan di SD Di Paleleh Barat Diselesaikan secara Kekeluargaan
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
- print Cetak

Soalbuol.com – Dugaan kekerasan terhadap seorang siswi kelas I di SDN 3 Paleleh Barat, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, menjadi perhatian publik.
Menyikapi informasi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Buol, Muhamad Singara, S.Ag., M.Si., telah menginstruksikan kepala sekolah bersama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) untuk turun langsung menelusuri kejadian yang dilaporkan.
Di tengah berkembangnya informasi mengenai dugaan insiden tersebut, salah satu orang tua siswa yang diduga terlibat meminta semua pihak tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum kronologi kejadian diketahui secara menyeluruh.
Ia berharap persoalan yang melibatkan anak-anak dapat dibicarakan melalui komunikasi terbuka dan musyawarah, dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi seluruh anak yang terlibat.
Saat dihubungi Jurnal Nusantara pada Sabtu (10/10/2026), Muhamad Singara menyampaikan bahwa dirinya telah menerima informasi mengenai dugaan kejadian yang menimpa seorang siswi berinisial HA.
Sebagai tindak lanjut, ia telah meminta kepala sekolah bersama K3S untuk turun ke lokasi guna mengumpulkan informasi, menelusuri kronologi, serta memastikan persoalan tersebut ditangani secara tepat.
Penelusuran ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang utuh mengenai peristiwa tersebut, termasuk keterangan para pihak dan sistem pengawasan siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.
Orang Tua Siswa Minta Semua Pihak Menahan Diri
Salah satu orang tua siswa yang diduga terlibat berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat sebelum seluruh pihak mendapatkan kesempatan untuk memberikan keterangan.
Menurutnya, komunikasi dan musyawarah perlu dikedepankan agar persoalan yang melibatkan anak-anak dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa memperkeruh keadaan.
“Harapan kami sebagai orang tua, setiap persoalan jangan cepat mengambil keputusan. Mari kita tempuh jalur kekeluargaan dan mufakat agar persoalan ini tidak berkembang menjadi bola liar,” demikian inti pernyataan orang tua siswa tersebut kepada Jurnal Nusantara.
Ia berharap semua pihak dapat membuka ruang komunikasi dan membicarakan persoalan dengan kepala dingin, tanpa saling menyudutkan sebelum fakta kejadian diketahui secara menyeluruh.
Menurutnya, persoalan yang melibatkan anak usia sekolah dasar membutuhkan pendekatan yang mengedepankan pembinaan, pendidikan karakter, serta perhatian terhadap dampak sosial dan psikologis bagi anak-anak yang terlibat.
Meski demikian, penyelesaian secara kekeluargaan tetap perlu memperhatikan hak anak yang diduga menjadi korban. Penelusuran fakta harus dilakukan secara objektif agar persoalan dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
Musyawarah Direncanakan, Perlindungan Anak Tetap Diutamakan
Di tengah berkembangnya informasi di ruang publik, kehati-hatian dalam menyampaikan maupun menyebarkan informasi menjadi hal penting. Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menarik kesimpulan atau menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi.
Setiap pihak perlu diberikan kesempatan untuk menyampaikan keterangan agar kronologi kejadian dapat dipahami secara menyeluruh.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar