Akibat Kemarau Panjang 25 Wilayah Alami Kekeringan Air Bersih, Ini Kata BPBD Buol !
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Screenshot
Soalbuol.com — Sebanyak 25 wilayah di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, tercatat terdampak kekeringan dan menerima distribusi air bersih selama periode Agustus hingga Oktober 2026.
Kondisi ini menjadi perhatian di tengah musim kemarau yang menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Berdasarkan rekapitulasi data distribusi air bersih hingga 10 Oktober 2026, penyaluran menjangkau sejumlah wilayah yang tersebar di lima kecamatan, yakni Momunu, Bunobogu, Bokat, Bukal, dan Biau.
Di Kecamatan Momunu, distribusi air bersih menjangkau sejumlah desa, di antaranya Pomayagon, Guamonial, Wakat, Taluan, dan Tongon. Sementara di Kecamatan Bunobogu, penyaluran dilakukan di Desa Ponipingan, Konamukan, Lonu, dan Bunobogu.
Adapun di Kecamatan Bokat, distribusi menjangkau Desa Kodolagon, Poongan, Duamayo, Bokat IV, Doulan, dan Langudon.
Di Kecamatan Bukal, penyaluran dilakukan di Desa Rantemaranu, Winangun, Mopu, Binuang, Biau, dan Bungkudu, termasuk wilayah Diat di sekitar SDN 3 Bukal.
Sementara di Kecamatan Biau, distribusi air bersih tercatat menjangkau Kampung Bugis, Kelurahan Buol, dan wilayah Kali.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, menjadi pejabat yang menangani upaya penanggulangan dampak kekeringan di wilayah tersebut.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar