Berangkat Ke Palu, 53 Remaja Buol Siap Ukir Prestasi di Ajang Genre Sulawesi Tengah
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
- print Cetak

Soal Buol, Sulawesi Tengah – Sebanyak 53 peserta asal Kabupaten Buol resmi dilepas untuk mengikuti kegiatan Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas Generasi Berencana (Genre) di Kota Palu. Acara pelepasan berlangsung di Aula lantai III Kantor Bupati Buol, Selasa (19/8/2025), dipimpin Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Moh. Kasim, mewakili Wakil Bupati Buol.
Kegiatan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 21 hingga 24 Agustus 2025. Agenda tersebut menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, sekaligus ajang silaturahmi remaja yang tergabung dalam Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R).

Dalam kontingen Buol, dua peserta terbaik, Prima dan Radit, terpilih sebagai finalis Duta Genre tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Keduanya akan bersaing dengan perwakilan kabupaten/kota lain untuk merebut posisi duta yang akan menjadi figur inspiratif bagi remaja se-Sulawesi Tengah.
Sementara itu, perwakilan dari setiap PIK Remaja sekolah akan ambil bagian dalam Jambore Ajang Kreativitas Genre (Adujak). Para peserta berasal dari tiga sekolah, yakni PIK-R Amanah SMPN 2 Buol, PIK-R Smart SMAN 2 Buol, dan PIK-R Harmoni.
Yang membanggakan, PIK-R Amanah SMPN 2 Buol pernah menorehkan prestasi gemilang sebagai Juara Nasional Genre tahun 2025, mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa remaja Buol mampu bersaing, bahkan menorehkan jejak di panggung nasional.
Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Buol, Muhammad Rizal, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang selalu memberi dukungan penuh terhadap program Genre. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar ajang kompetisi tetapi merupakan Proyek Prioritas Nasional dalam rangka mencegah Stunting yang dimulai dari segmen Remaja dan juga Sosialisasi bagi Remaja untuk mempersiapkan berkeluarga agar lebih terencana dan terarah agar terhindar dari nikah dini.
“Acara di Palu ini merupakan salah satu program nasional yang dimulai dari remaja, sebagai wadah sosialisasi untuk pemahaman remaja, serta mempersiapkan mereka agar lebih berencana dalam berkeluarga. Semua kegiatan dikemas sebagai wadah remaja untuk berkegiatan positif, sekaligus menyalurkan minat dan bakat mereka,” ujar Rizal.
Sementara itu, dalam sambutannya, Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Moh. Kasim, menekankan pentingnya revolusi mental dan pembentukan karakter remaja melalui internalisasi nilai-nilai esensial yang dimulai dari individu, keluarga, masyarakat, hingga institusi. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan data tahun 2018, jumlah penduduk usia 10–24 tahun di Indonesia mencapai 66,9 juta jiwa atau sekitar 25,6 persen dari total populasi.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar