Eksklusif! Tak Terkait Kasus, Bupati Buol Ungkap Kronologi Pengembalian Motor ke KPK
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
- print Cetak

Soal Buol, Nasional – Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, memberikan klarifikasi terbuka kepada publik terkait isu keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI saat menjabat sebagai Staf Khusus Menteri.
Dikutip dari Video wawancara bersama RRI, Risharyudi menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam perkara inti, dan motor yang dikaitkan dalam pemberitaan diserahkan ke KPK secara sukarela karena berasal dari pemberian yang kemudian ia sadari bersumber dari kegiatan yang tidak benar.
“Saya memang pernah diperiksa oleh penyidik KPK, sekitar lima jam, dan hanya dimintai klarifikasi. Dari delapan pertanyaan substansi, saya jawab empat, dan saya diperbolehkan pulang. Saya tidak tahu-menahu soal perkara yang sedang diselidiki karena memang tidak ikut menangani urusan di unit tersebut,” ujar Risharyudi.
Ia juga mengakui pernah menerima sesuatu dari seseorang yang kini menjadi tersangka, tanpa pernah memintanya. Pemberian itu kemudian ia gunakan untuk membeli motor.
“Saya tidak minta, tidak bicara apa-apa, tapi dikasih. Waktu itu saya belum tahu asalnya. Tapi setelah dipanggil KPK dan saya sadar, saya sampaikan kepada penyidik bahwa saya akan kembalikan,” jelasnya.
Motor yang dibeli dari uang tersebut ternyata jarang digunakan, bahkan sempat rusak dan disimpan lama di bengkel. Dalam pemanggilan kedua oleh KPK, Risharyudi kembali datang, kali ini hanya diminta membawa bukti transfer pengembalian dana ke rekening KPK.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar