Eksklusif! Tak Terkait Kasus, Bupati Buol Ungkap Kronologi Pengembalian Motor ke KPK
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
- print Cetak

Tanpa diminta, ia menyampaikan bahwa motor itu adalah bagian dari gratifikasi dan meminta agar bisa dikembalikan.
“Saya tidak diminta, tidak ditanya. Tapi hati saya tidak tenang. Saya yang menyampaikan sendiri,” katanya.
Motor tersebut akhirnya diambil dari bengkel dan diserahkan ke kantor KPK di Cawang, Jakarta Timur, tepatnya di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan). Ia menegaskan bahwa pemberitaan yang menyebut motor disita dari rumahnya adalah keliru.
“Saya serahkan sendiri, bukan disita, bukan diambil dari rumah,” tegasnya.
Risharyudi pun menghimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Buol, agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya. Ia mengajak semua pihak untuk tetap fokus pada pembangunan dan tidak terpancing dengan isu yang belum terverifikasi.
“Kalau berurusan dengan hukum, datang, kooperatif, dan katakan yang benar. Kalau berurusan dengan berita, tabayyun dulu sebelum sebar,” pungkasnya.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar