Gadget Ancam Ikatan Keluarga, Dinas P2KBP3A Buol Soroti Darurat Peran Keluarga di Momen Peringatan Harganas 2025 !
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Senin, 30 Jun 2025
- print Cetak

• Program Genting (Gerakan Tanggung Renteng) berupa pendampingan anak asuh oleh orang tua asuh;
• Kegiatan Ditamasia (Taman Asuh Sayang Anak) dengan metode mendongeng;
• Lomba antarpenyuluh KB yang akan digelar di Taman Kota Buol;
• Pendataan bayi baru lahir per 29 Juni 2025, di mana tercatat tiga kelahiran normal di Kecamatan Biau;
• Keterlibatan enam tokoh agama dari lintas iman dalam menyampaikan khutbah bertema keluarga;
• Aksi sosial dan pembagian sembako di Kecamatan Bokat.
Selain itu, IPKB juga sedang melakukan verifikasi dan validasi data keluarga berisiko stunting melalui kader IMP. Data ini akan digunakan untuk penyaluran bantuan keluarga ke depan, sekaligus menjadi basis untuk pemutakhiran data keluarga di bulan berikutnya.
“Harapan kami, IPKB bisa semakin solid dan produktif dalam melahirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan keluarga,” tutur Lilis.
Ia juga menyampaikan aspirasi agar program Rutilahu (Rumah Tinggal Layak Huni) seperti yang telah dijalankan di daerah lain, dapat segera diadopsi di Buol melalui dukungan lintas OPD.
Dinas P2KBP3A Kabupaten Buol mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, organisasi perempuan, serta pemangku kebijakan untuk menjadikan Harganas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan tonggak perubahan budaya keluarga yang lebih hangat, harmonis, dan kuat menghadapi tantangan zaman.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar