Gerak Cepat, Dinas P2KBP3A Cegah Stunting Melalui Sosialisasi Dapur Sehat Berbasis Pangan Lokal !
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Rabu, 18 Jun 2025
- print Cetak

Soal Buol, Sulawesi Tengah – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Buol menggelar kegiatan sosialisasi Dapur Sehat Atasi Stunting di Desa Panilan Jaya sebagai langkah percepatan penurunan angka stunting yang masih menjadi perhatian serius di daerah ini. Rabu 18 Juni 2025.
Kepala Desa Panilan Jaya, Sapri P. Maksud, menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Ia menilai penyuluhan ini penting agar pemerintah desa dan masyarakat lebih paham dalam menangani kasus stunting secara tepat.

“Dengan penyuluhan ini, kami jadi lebih mengerti cara pemberian gizi kepada keluarga berisiko stunting. Ke depan, kami akan menganggarkan dana desa untuk mendukung program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang KBKS Dinas P3AP2KB, Wahida, menjelaskan bahwa fokus utama program ini adalah keluarga tidak mampu yang tergolong dalam kelompok risiko tinggi stunting. Ia menyoroti perlunya penyaluran bantuan yang lebih terarah.
“Selama ini bantuan masih diberikan secara merata, tanpa melihat siapa yang benar-benar membutuhkan. Ke depan, kita ingin pastikan bantuan jatuh ke tangan yang tepat,” tegas Wahida.
Wahida menambahman penyuluhan ini juga bertujuan menekan angka pernikahan dini, yang menjadi salah satu penyebab tingginya kasus stunting.
“Kita ketahui bersama berdasarkan hasil survei tahun 2024, Kabupaten Buol menempati peringkat tertinggi angka stunting di Sulawesi Tengah, menggeser posisi Kabupaten Donggala, jelasnya.
Fakta ini menjadi perhatian serius karena stunting telah menjadi program prioritas nasional, termasuk dalam 100 hari kerja Bupati.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar