Monitoring Dashat di Buol, Kemendukbangga Ingatkan Stunting Bisa Dicegah !
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Senin, 8 Sep 2025
- print Cetak

Pak Tenny C Soriton, S.sos, M.M Kepala Perwakilan Kemendugbangga Provinsi Sulawesi Tengah
“Walaupun dari keluarga yang mampu, kalau tidak tahu cara mengelola makanan dengan benar, tetap berisiko terkena stunting. Karena itu, program Dashat ini sangat penting,” tegas Tenny.
Sementara itu, Wahida, Kepala Bidang Dinas P2KBP3A Buol, menekankan bahwa program Dashat merupakan langkah strategis dalam pencegahan stunting di daerah. Melalui Dashat, keluarga tidak hanya diberi contoh menu, tetapi juga diajarkan praktik langsung mulai dari penyiapan, pengolahan, hingga distribusi makanan bergizi.
“Kegiatan ini diharapkan bisa dipraktikkan langsung oleh keluarga di rumah masing-masing. Program Dashat ini akan terus kami monitoring agar memberikan hasil nyata,” ujar Wahida.
Pelaksanaan Dashat di Desa Kantanan melibatkan pemerintah desa, kader, serta tenaga gizi dari Puskesmas. Untuk tahun 2025, program ini dijadwalkan berlangsung empat kali, dengan melibatkan minimal 10 – 15 keluarga dalam setiap pelaksanaannya. Dinas P2KBP3A juga akan melakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan sasaran benar-benar mendapatkan dampak dari kegiatan ini.
Sinergi antara Dinas P2KBP3A Buol, pemerintah desa, kader kesehatan, serta dukungan dari Kemendukbangga BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan stunting di Kabupaten Buol melalui pemanfaatan pangan lokal yang sehat dan bergizi.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar