Optimalisasi Aset Daerah, Keberangkatan Jamaah Haji Buol Didukung 22 Kendaraan OPD, Publik Tanyakan Skema BBM ?
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Sabtu, 9 Mei 2026
- print Cetak

“Pinjam pakai kendaraan ini dilakukan karena kondisi efisiensi. Untuk pembiayaan kita memang terbatas, sehingga yang benar-benar kita prioritaskan adalah kebutuhan jamaah haji,” ujarnya saat dikonfirmasi via whatsaAp.
Dalam mekanisme yang diterapkan, pembiayaan bahan bakar minyak (BBM) tetap menjadi tanggung jawab masing-masing OPD yang menggunakan kendaraan tersebut. Sebagai contoh, apabila mobil yang digunakan berasal dari Dinas Pendidikan, maka BBM ditanggung oleh Dinas Pendidikan.
Sementara itu, seluruh kebutuhan jamaah haji selama proses keberangkatan, termasuk konsumsi dan keperluan pendukung lainnya, ditanggung oleh Pemerintah Daerah.
Namun demikian, pembiayaan tersebut tidak mencakup sopir maupun pihak pengantar. Dengan demikian, anggaran yang tersedia difokuskan sepenuhnya untuk kepentingan jamaah haji.
Roy menegaskan, kebijakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memanfaatkan anggaran secara efektif dan efisien, serta memastikan pelayanan kepada jamaah haji tetap menjadi prioritas utama di tengah keterbatasan fiskal yang ada.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar