Perjuangkan Fasilitas Perdagangan, Bupati Buol Usulkan Revitalisasi dan Pembangunan Pasar Lewat Kemendag ?
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Senin, 19 Okt 2026
- print Cetak

Ia menghadiri undangan Kementerian Dalam Negeri dalam Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region 2 Indonesia Timur yang dijadwalkan pukul 09.00 WITA.
Dari Sulawesi Tengah, kepala daerah yang diundang berasal dari Kabupaten Buol, Tolitoli, Poso, Donggala, Tojo Una-Una, Morowali Utara, dan Banggai Laut.
Menurut Bowo, bertambahnya cakupan RDTR di Kabupaten Buol menjadi langkah penting dalam mendukung pemetaan wilayah sekaligus mempermudah pemenuhan persyaratan administratif bagi masuknya investasi.
“Alhamdulillah RDTR Buol bertambah dan ini semakin memudahkan pemetaan wilayah, juga sebagai syarat utama administrasi bagi investasi,” ungkapnya.
Selain mendorong revitalisasi Pasar Kampung Bugis, Pemerintah Kabupaten Buol juga berencana mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Pasar Raya Bendar.
Bowo menyebutkan, pemerintah daerah akan mengajukan permohonan kepada Kementerian Perdagangan agar pembangunan pasar tersebut dapat didukung melalui skema pembiayaan bersama atau sharing budget.
“Alhamdulillah, tambah dapat kemudahan terkait usulan revitalisasi Pasar Kampung Bugis. Insyaallah kami juga akan alokasikan anggaran untuk pembangunan Pasar Raya Bendar dengan mengusulkan permohonan ke Kementerian Perdagangan agar bisa sharing budget,” kata Bowo.
Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang percepatan pembangunan sarana perdagangan di Buol, sekaligus memperkuat fungsi pasar rakyat sebagai pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan masyarakat.
Meski demikian, realisasi bantuan revitalisasi Pasar Kampung Bugis maupun dukungan pembangunan Pasar Raya Bendar masih bergantung pada proses pengusulan, komunikasi dengan pemerintah pusat, serta mekanisme dan ketersediaan anggaran yang berlaku.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar