SMPN 1 Biau Jadi Pelopor Kawasan Tanpa Rokok Pertama di Buol, Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Budaya Keteladanan
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
- print Cetak

Soalbuol.com – SMP Negeri 1 Biau resmi mencatatkan sejarah sebagai sekolah pertama di Kabupaten Buol yang menerapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di lingkungan pendidikan.
Pencanangan program tersebut menjadi langkah nyata implementasi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buol Nomor 6 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
Kegiatan pencanangan berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Biau dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Bappeda Litbang, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Pengawas Pembina SMP Negeri 1 Biau, Ketua Komite Sekolah, Kepala SMP Negeri 1 Biau, dewan guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan orang tua siswa.
Dalam sambutan Wakil Bupati Buol yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa pencanangan Kawasan Tanpa Rokok bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen jangka panjang untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis tidak hanya dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk karakter serta menjamin tumbuh kembang peserta didik dalam lingkungan yang sehat dan bebas dari paparan asap rokok.
Wakil Bupati menjelaskan, lahirnya Perda Nomor 6 Tahun 2014 merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, dari dampak negatif asap rokok. Karena itu, lingkungan pendidikan menjadi salah satu kawasan yang wajib terbebas dari aktivitas merokok.
“Penerapan Kawasan Tanpa Rokok bukan untuk membatasi hak seseorang, melainkan melindungi hak masyarakat, terutama anak-anak kita, agar memperoleh udara yang bersih dan lingkungan belajar yang sehat,” tegasnya.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar