TPN XIII Buol 2026 Jadi Ruang Kolaborasi Guru Hadapi Tantangan AI dan Transformasi Digital
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Senin, 22 Jun 2026
- print Cetak

Soalbuol.com – Wakil Bupati Buol secara resmi membuka kegiatan Temu Pendidik Nusantara (TPN) XIII Tingkat Kabupaten Buol Tahun 2026, yang mempertemukan ratusan guru, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Buol.
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat kolaborasi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Buol, pengurus Ikatan Guru Indonesia (IGI), para narasumber, serta para guru yang menjadi peserta forum pendidikan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia. Ia mengibaratkan perjuangan guru seperti sebuah tim sepak bola yang membutuhkan strategi, disiplin, kerja keras, dan kolaborasi untuk mencapai kemenangan.
“Jika para pemain sepak bola berjuang di lapangan untuk meraih piala, maka para guru berjuang di ruang-ruang kelas untuk mempersiapkan masa depan bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan, jembatan, dan gedung. Lebih dari itu, pembangunan manusia merupakan fondasi utama yang menentukan masa depan daerah dan bangsa.
“Para guru adalah garda terdepan pembangunan SDM. Di tangan para gurulah lahir generasi yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman,” kata Wakil Bupati.
Mengusung tema “Cita-Cita Kolektif Kewargaan Desa Dunia”, TPN XIII dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan. Tema tersebut mengandung pesan bahwa pembangunan masa depan tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan gerakan bersama yang dimulai dari desa, sekolah, dan lingkungan terdekat.
Pemerintah Kabupaten Buol berharap melalui forum ini lahir berbagai gagasan, inovasi, dan praktik baik yang dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
Wakil Bupati juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan transformasi digital, menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus direspons secara positif oleh dunia pendidikan.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar