Dinas P2KBP3A Kab Buol Gelar Penyuluhan “Tujuh Dimensi Lansia Tangguh”
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
- print Cetak

Soal Buol, Sulawesi Tengah – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KBP3A) Kabupaten Buol menggelar penyuluhan tentang “Tujuh Dimensi Lansia Tangguh” bagi kelompok lanjut usia (lansia). Kegiatan ini diisi dengan materi seputar pendampingan perawatan jangka panjang dan pentingnya peran lansia dalam pembangunan.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas P2KBP3A Buol, Muh Rizal, menegaskan bahwa lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurutnya, usia lanjut bukan berarti kehilangan peran dalam masyarakat.
“Orang tua kita yang berusia 60 tahun ke atas masih memiliki andil besar dalam pembangunan, minimal melalui peran membimbing dan membina anak-anak serta lingkungan sekitarnya,” ujar Rizal.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga martabat lansia dan melindungi mereka dari kekerasan maupun pelecehan. “Mereka adalah modal utama pembangunan. Pemerintah sangat berharap lansia tetap mandiri, berdaya, dan produktif sesuai kemampuannya,” tambahnya.
Rizal menekankan bahwa pembentukan kelompok lansia menjadi sarana penting untuk saling bertukar pengalaman, ilmu, dan informasi. Dengan adanya komunitas, para lansia bisa memperoleh wawasan baru seputar kesehatan, pola hidup, hingga pengetahuan sederhana yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Komunikasi dan saling berbagi pengalaman akan membantu lansia menghadapi berbagai persoalan hidup dengan lebih bijak,” katanya.
Sementara itu, Wahidah, Kepala Bidang KBKS menyampaikan materi tentang konsep dasar lansia tangguh dan klasifikasi usia, mulai dari pra-lansia (45–59 tahun) hingga lansia berisiko di atas 60 tahun. Ia juga menekankan pentingnya gaya hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, serta menjauhi kebiasaan merokok.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar