Bupati Buol Bangkitkan Sentra Nata de Coco, Siap Produksi Massal Untuk Pasar Global!
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
- print Cetak

Soal Buol – Bupati Buol Risharyudi Triwibowo menegaskan komitmennya menghidupkan kembali industri Nata de Coco di Kabupaten Buol, satu-satunya sentra produksi di Sulawesi Tengah, yang siap memenuhi permintaan pasar domestik maupun internasional.
Hal itu disampaikan Bupati saat menerima kunjungan Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam dan Maritim Makassar di Desa Lamadong Satu, Kecamatan Momunu, Selasa (21/10/2025).
“Alhamdulillah, sarana dan peralatan masih layak. Bahkan masih ada kelompok ibu-ibu yang tetap memproduksi nata de coco meski dalam skala kecil,” ujar Bupati.
Didampingi Kadis Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan serta Sekretaris Dinas Rizal Gafur, Bupati menyebut pemerintah daerah akan menyiapkan perencanaan ulang, pemenuhan kebutuhan dasar produksi, serta pembentukan UPTD pengelolaan industri kelapa.
“Kita sudah punya off taker besar dari dalam dan luar negeri. Buol siap memenuhi permintaan pasar,” tegasnya.
Permintaan nata de coco terus meningkat di pasar global karena tren makanan dan minuman sehat. Nilai pasarnya diproyeksikan mencapai US$ 4,49 miliar (Rp 71,48 triliun) pada 2030, dengan minat tinggi dari Eropa, Amerika, Jepang, dan Timur Tengah.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar