Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinilai Berkinerja Buruk Di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, 4 Menteri Ini Layak Di Reshuffle ?

Dinilai Berkinerja Buruk Di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, 4 Menteri Ini Layak Di Reshuffle ?

  • account_circle Admin Soal Buol
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • print Cetak

Soalbuol.com, Nasional – Empat Menteri Prabowo dinilai memiliki kinerja kurang baik berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga terkait 100 hari kerja Kabinet Merah Putih.

Hingga saat ini belum ada kepastian apakah Presiden Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle kabinet atau tidak. Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tepat berusia 100 hari pada 28 Januari 2025.

Hasil survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan terhadap kinerja Prabowo dan Kabinet Merah Putih mencapai 79,3%, tak jauh berbeda hasil survei Litbang Kompas yang mendapatkan angka sedikit lebih tinggi 80,9%.

Meski kepuasaan masyarakat sangat tinggi terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, tapi sejumlah menteri dinilai berkinerja buruk dalam 100 hari kerja. Siapa saja mereka?

Berikut empat Menteri Prabowo yang dinilai punya kinerja buruk :

1. Natalius Pigai Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menjadi menteri dengan rapor merah pertama menurut hasil survei Celios yang dirilis pada 21 Januari 2025. Pigai mendapatkan nilai -113 poin.

Mantan Stafsus Kemenaker itu dinilai tidak menjalankan kinerja dan programnya sebagai Menteri HAM. Bahkan selama 100 hari kerja, prestasi yang dibanggakannya adalah “belum ada pejabat negara yang memenjarakan rakyat”.

Tidak hanya itu, dirinya juga sempat dikritik anggota Komisi XIII DPR karena tak kelihatan kinerjanya dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo- Gibran.

Anggota Komisi XIII DPR Fraksi PDIP, Siti Aisyah menyoroti Menteri Pigai yang tak turun saat ada dugaan kasus pelanggaran HAM di sejumlah peristiwa, salah satunya dugaan kasus pelanggaran HAM dalam konflik proyek strategis nasional di Pulau Rempang, Kota Batam, dan kasus pagar laut di Tangerang, Banten.

Anggota DPR Komisi XIII meminta menteri secara aktif turun ke lapangan seperti saat bertugas di Komnas HAM dahulu.

2. Budi Arie Setiadi Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie juga masuk sebagai menteri dengan kinerja terburuk nomor 2 berdasarkan survei Celios.

Budie Aire mendapatkan -61 poin. Budi Arie juga dinilai sebagai menteri yang tidak bekerja. Ia dianggap tidak memiliki terobosan baru dalam hal meningkatkan kinerja pengelolaan koperasi. Ditambah lagi, nama Budi Arie dicap buruk karena anak buahnya di Kementerian Komunikasi dan Informatika (sekarang Komunikasi dan Digital/Komdigi), terseret kasus pencurian data dan bekerja sama dengan pengelola judi online.

  • Penulis: Admin Soal Buol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buol Siapkan Pola Kerja Baru Menuju 2026, Bupati: “Kita Butuh Data Jujur dan Kerja Nyata”

    Buol Siapkan Pola Kerja Baru Menuju 2026, Bupati: “Kita Butuh Data Jujur dan Kerja Nyata”

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Soal Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Rapat Koordinasi untuk membahas evaluasi penyelenggaraan pemerintahan tahun 2025 sekaligus mematangkan agenda strategis menghadapi tahun anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Ruang Pobokidan, Kantor Bupati Buol, Selasa (2/12), dipimpin oleh Bupati Buol Risharyudi Triwibowo bersama Wakil Bupati Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto. Rapat dimulai pukul 09.25 WITA dan dihadiri […]

  • Kinerja Dipantau Ketat, Kepala IKK Gadung Terancam Dicopot Jika Krisis Air di Desa Diapatih Tak Selesai

    Kinerja Dipantau Ketat, Kepala IKK Gadung Terancam Dicopot Jika Krisis Air di Desa Diapatih Tak Selesai

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Soal Buol – Penanganan keluhan masyarakat terkait terhentinya aliran air bersih di wilayah IKK Gadung memasuki babak baru. Plt Direktur Perumdam Motanang, Abd. Nasir Konio, mengambil langkah tegas demi memastikan pelayanan air kembali normal setelah dua tahun lebih warga di Desa Diapatih, Taat, dan Lokodidi tidak menikmati aliran air PDAM. Dalam rapat bersama Pemerintah Desa […]

  • Dinas P2KBP3A Tampilkan Inovasi Pada Peringatan HUTDA ke-26 Kabupaten Buol

    Dinas P2KBP3A Tampilkan Inovasi Pada Peringatan HUTDA ke-26 Kabupaten Buol

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Soal Buol – Dinas P2KBP3A Kabupaten Buol menampilkan berbagai inovasi dan kesiapan program dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Daerah (HUTDA) Kabupaten Buol ke-26. Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk memperlihatkan capaian kinerja dan komitmen dalam mendukung pembangunan daerah. Kepala Dinas P2KBP3A, Rizal menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran dinas atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam […]

  • Upacara Tabur Bunga di Laut, Polres Buol Kenang Jasa Pahlawan di Hari Bhayangkara ke-79

    Upacara Tabur Bunga di Laut, Polres Buol Kenang Jasa Pahlawan di Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Soal Buol, Sulawesi Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Resor Buol melaksanakan upacara tabur bunga di laut yang berlangsung khidmat di Dermaga Pelabuhan Leok, Kelurahan Leok I, Kecamatan Biau, pada Kamis pagi  26 Juni 2025. Baca Juga : Enam Hakim Pratama PN Buol Dilantik, Wakil Bupati Buol : Junjung Integritas dan Keadilan […]

  • GenRe Buol Goes to School: Edukasi Remaja Hadapi Isu Seksualitas, NAPZA, dan Kesehatan Mental

    GenRe Buol Goes to School: Edukasi Remaja Hadapi Isu Seksualitas, NAPZA, dan Kesehatan Mental

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Soal Buol – Upaya meningkatkan literasi remaja terhadap persoalan yang kerap muncul di masa transisi menuju dewasa terus diperkuat melalui Program GenRe Goes to School yang dilaksanakan oleh P2KBP3A Kabupaten Buol. Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait penyimpangan perilaku seksual, bahaya NAPZA, hingga isu kesehatan mental yang kini semakin relevan di kalangan pelajar. […]

  • Percepatan Tanam 10.000 Hektar, Wabup Buol Turun Langsung di Desa Diat!

    Percepatan Tanam 10.000 Hektar, Wabup Buol Turun Langsung di Desa Diat!

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Soalbuol.com – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Pertanian menggelar kegiatan percepatan tanam di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Diat, Kecamatan Bukal, Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional percepatan tanam serentak seluas 10.000 hektar di 16 provinsi. Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir DJ Daimaroto, SH., MH., bersama […]

expand_less