Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Dinilai Berkinerja Buruk Di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, 4 Menteri Ini Layak Di Reshuffle ?

Dinilai Berkinerja Buruk Di 100 Hari Pemerintahan Prabowo, 4 Menteri Ini Layak Di Reshuffle ?

  • account_circle Admin Soal Buol
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • print Cetak

Hal tersebut membuat Budie Arie jadi sosok yang kurang kredibel dalam mengepalai sebuah kementerian lantaran kurangnya inovasi dan minimnya penanggulangan masalah.

3. Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi tiga terbawah dalam survei Celios. Ketua Umum Partai Golkar itu mendapat nilai -41 poin.

Satu hal yang membuat sosoknya mendapat sorotan tajam adalah ketika membuat kebijakan menghilangkan para pengecer LPG 3 kg. Meski tujuannya supaya subsidi dari pemerintah bisa langsung dijangkau oleh masyarakat kecil, hal tersebut justru menjadi polemik.

Dengan dihilangkannya para pengecer, kebijakan ini membuat para pedagang kecil kehilangan sumber penghasilan. Ditambah lagi, masyarakat jadi harus mengantre panjang untuk mendapatkan LPG 3 kg di pangkalan resmi.

Hal tersebut lantas membuat Presiden Prabowo Subianto memberikan perintah agar pengecer kembali diaktifkan. Terkait kritik yang menyebut sosialisasi kebijakan ini kurang maksimal, Bahlil memastikan pemerintah terus melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha.

Bahlil juga memastikan tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh sub pangkalan.

4. Satryo Soemantri Brodjonegoro Selain mereka bertiga, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro juga mendapat penilaian buruk dari hasil survei Indonesia Social Insight (IDSIGHT).

Penilaian negatif dari publik kepada Satryo mencapal 78,8 %. Hanya 6,0% yang menilai positif dan 15,2% netral.

Sebelumnya, sosok Soemantri Brodjonegoro sempat jadi sorotan setelah munculnya aksi demonstrasi aparatur sipil negara (ASN) kementerian menudingnya sebagai figur pemimpin yang arogan dan semena-mena memecat bawahan.

Pada saat bersamaan kalangan dosen berstatus ASN menuntut janji pemerintah untuk mencairkan tunjangan kinerja (tukin) yang sudah tertahan selama bertahun-tahun.***

 

  • Penulis: Admin Soal Buol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sulteng Dorong Tambang Di Desa Bodi Jadi Percontohan Koperasi Rakyat Yang Ramah Lingkungan

    Gubernur Sulteng Dorong Tambang Di Desa Bodi Jadi Percontohan Koperasi Rakyat Yang Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Dalam arahannya, Gubernur juga mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan, terutama aliran sungai di sekitar area tambang. “Kalau bisa, dihindari supaya sungai tidak rusak. Saya sering bilang, biar emasnya yang kuning, jangan sungainya,” ujarnya disambut tawa peserta. Tiga Prinsip Utama Pengelolaan Tambang Rakyat Gubernur merangkum tiga prinsip utama dalam pengelolaan tambang rakyat, yaitu: 1. Legalitas kegiatan harus […]

  • Wabup Buol Resmi Buka Uji Kompetensi Pejabat Eselon II dan III Tahun 2025

    Wabup Buol Resmi Buka Uji Kompetensi Pejabat Eselon II dan III Tahun 2025

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Ia menyebutkan bahwa uji kompetensi merupakan proses penting untuk mendapatkan potret akurat dari kualitas sumber daya aparatur yang dimiliki Pemkab Buol. “Proses ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari seleksi berbasis potensi dan rekam jejak. Jangan khawatir, tapi juga jangan menganggap remeh. Ini proses penting untuk rotasi jabatan yang lebih tepat sasaran,” ujar Wabup. Ia […]

  • Bupati Buol Ajak Kepala Desa Terus Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran!

    Bupati Buol Ajak Kepala Desa Terus Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran!

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Baca Juga : Resmi Melantik Pengurus Lansia Bunga Yurly 2025 – 2030, Bupati Buol : Doa Orang Tua Jadi Kekuatan Pembangunan Daerah Meski demikian, Bupati menekankan agar keterbatasan anggaran tidak mematikan semangat membangun desa. Ia mendorong para kepala desa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi wilayah, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kesejahteraan […]

  • Firmanza Daeng Parebba, Dari Birokrat Luwu Raya Kini Memimpin Pendidikan Sulawesi Tengah

    Firmanza Daeng Parebba, Dari Birokrat Luwu Raya Kini Memimpin Pendidikan Sulawesi Tengah

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Usai menyelesaikan amanah tersebut, Firmanza kembali ke tanah kelahirannya di Sulawesi Tengah dan dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Firmanza kini memikul tanggung jawab besar dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Fokus kerjanya meliputi penguatan mutu sekolah menengah, peningkatan kualitas tenaga pendidik, pemerataan akses pendidikan, hingga pengembangan program beasiswa […]

  • Musorkab II KONI Buol Tetapkan Bupati Risharyudi Sebagai Ketua Umum

    Musorkab II KONI Buol Tetapkan Bupati Risharyudi Sebagai Ketua Umum

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 257
    • 0Komentar

    “KONI harus menjadi rumah besar bagi seluruh cabang olahraga, tempat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Buol di tingkat regional maupun nasional,” ujarnya. Ia menegaskan, Musorkab merupakan forum tertinggi KONI Kabupaten yang memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembinaan olahraga. Karena itu, seluruh keputusan yang dihasilkan diharapkan dapat mendorong tata kelola organisasi […]

  • Bupati Buol Apresiasi Prestasi Syafira S. Timumun, Winner Miss Central Sulawesi Tengah 2026

    Bupati Buol Apresiasi Prestasi Syafira S. Timumun, Winner Miss Central Sulawesi Tengah 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Bupati menegaskan, ajang Miss Central Sulawesi Tengah bukan sekadar kompetisi kecantikan, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan kecerdasan, karakter, kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian sosial. Karena itu, prestasi yang diraih Syafira dinilai menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Buol. Keberhasilan siswi SMAN 1 Biau tersebut diharapkan mampu memotivasi generasi muda lainnya agar terus mengembangkan bakat, meningkatkan […]

expand_less