PN Buol Buka Data Kelam: 181 Anak Jadi Korban Pelecehan, Alarm Bahaya Untuk Buol!
- account_circle Admin Soal Buol
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- print Cetak

Selain menjadi alarm sosial, jumlah perkara yang terus meningkat juga memberikan beban signifikan bagi peradilan. Penanganan kasus anak, kata Yoman, memerlukan pendekatan khusus, pertimbangan psikologis, dan perlindungan maksimal bagi masa depan anak.
“Setiap perkara anak tidak bisa diperlakukan seperti perkara umum. Butuh kehati-hatian dan proses yang berbeda. Ini tentu menjadi tantangan bagi kami,” tambahnya.
Melihat tren kasus yang tidak menunjukkan penurunan berarti, Yohanes menegaskan pentingnya penguatan upaya pencegahan, edukasi keluarga, hingga kerja sama lintas sektor antara Polres, Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, P2TP2A, sekolah, hingga lembaga adat.
“Jika tidak dilakukan langkah pencegahan sejak dini, maka kasus-kasus ini akan terus muncul. Perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pengadilan, tapi seluruh pihak,” ujar Yohanes.
Data dari Pengadilan Negeri Buol ini menjadi peringatan keras bahwa persoalan perlindungan anak bukan lagi isu kecil. Setiap angka mewakili seorang anak yang pernah berhadapan dengan situasi yang tidak seharusnya mereka alami.
“181 kasus ini bukan sekadar statistik. Itu adalah 181 anak yang membutuhkan perlindungan dan perhatian kita semua,” tutupnya.
- Penulis: Admin Soal Buol



Saat ini belum ada komentar