Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulteng » Tanah Untuk Rakyat, Bukan Korporasi, PT HIP Diminta Hentikan Langkah di Desa Lonu!

Tanah Untuk Rakyat, Bukan Korporasi, PT HIP Diminta Hentikan Langkah di Desa Lonu!

  • account_circle Admin Soal Buol
  • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
  • print Cetak

Warga mengingat beberapa peristiwa luapan sungai yang pernah merendam rumah-rumah penduduk mereka khawatir pembukaan lahan skala besar akan meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi dan merusak sumber air serta keanekaragaman hayati setempat.

“Kepercayaan masyarakat terhadap PT HIP sudah hilang. Perusahaan dianggap tidak pernah menunjukkan itikad baik, melainkan justru mengabaikan kesepakatan dan suara warga. Kehadiran aparat dalam setiap langkah perusahaan hanya menambah luka bagi masyarakat, seolah menunjukkan bahwa hukum lebih berpihak pada modal ketimbang rakyat,” ujar Iqbal.

Dalam tuntutannya, mahasiswa, pemuda perantau, dan warga menyampaikan beberapa poin tegas: mencabut HGU PT HIP jika terbukti bermasalah, menghentikan seluruh kegiatan survei dan eksplorasi di area yang disengketakan, serta mengembalikan pengelolaan lahan kepada masyarakat setempat.

Mereka juga meminta intervensi pemerintah daerah dan pusat untuk menegakkan hukum agraria yang adil dan melindungi hak-hak masyarakat desa.

Selain menuntut tindakan administratif terhadap perusahaan, warga memberi peringatan keras kepada pihak-pihak yang berencana direkrut atau dipekerjakan untuk melakukan penebangan dan pemarasan di areal Desa Lonu.

“Jangan pernah datang untuk melakukan kegiatan pemarasan dan penebangan di areal Desa Lonu. Jika kalian memaksa, maka kalian akan berhadapan dengan masyarakat Lonu,” tegas Iqbal.

Hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Hardaya Inti Plantation atau keterangan dari pemerintah kecamatan dan instansi terkait yang dapat mengklarifikasi status HGU serta langkah hukum yang sedang atau akan ditempuh. Warga dan mahasiswa perantau menyatakan kesiapan untuk terus mengawal dan memperbesar tekanan publik sampai pemerintah menindaklanjuti tuntutan mereka secara nyata.

  • Penulis: Admin Soal Buol

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Buol Gelar Rakor Penataan Ruang Terkait Investasi Pasir Kuarsa

    Pemkab Buol Gelar Rakor Penataan Ruang Terkait Investasi Pasir Kuarsa

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Dari hasil kajian awal, sebagian area yang diajukan berada pada kawasan dengan fungsi perlindungan seperti mangrove, badan air, lahan pertanian, serta area dengan kemiringan lereng tinggi sehingga menjadi perhatian dalam proses evaluasi. Kepala Cabang Dinas ESDM Wilayah Buol, Irhamdi IB Mastura, menyampaikan bahwa PT Sulawesi Kuarsa Lestari saat ini telah mengantongi IUP Eksplorasi untuk komoditas […]

  • Krisis Air di Mangubi Ditangani, PLT Direktur PDAM Motanang Pimpin Perbaikan Langsung!

    Krisis Air di Mangubi Ditangani, PLT Direktur PDAM Motanang Pimpin Perbaikan Langsung!

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Ia menambahkan, pergerakan tanah yang terjadi di Mangubi telah berdampak langsung pada sistem distribusi air, sehingga diperlukan penanganan segera agar aktivitas warga tidak semakin terganggu. “Akibat pergeseran tanah ini, beberapa jaringan pipa mengalami kerusakan dan distribusi air terganggu. Atas perintah kepala daerah, kami langsung turun bersama tim teknis untuk memperbaiki jaringan yang rusak,” jelasnya. Proses […]

  • Bupati Buol Paparkan Ranperda RPJMD 2025 -2029, Arah Baru Pembangunan Lima Tahun ke Depan!

    Bupati Buol Paparkan Ranperda RPJMD 2025 -2029, Arah Baru Pembangunan Lima Tahun ke Depan!

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 375
    • 0Komentar

    “Kami ingin pembangunan di Buol hadir secara menyeluruh, dari kota hingga desa, dari peningkatan pendapatan hingga penguatan jati diri masyarakat,” tutur Risharyudi. Bupati mengingatkan bahwa perjalanan Buol masih panjang, namun sudah ada capaian nyata yang menjadi fondasi. Mulai dari pencetakan sawah baru, pembukaan akses jalan strategis menuju Palu dan Gorontalo, hingga langkah-langkah awal menjadikan Buol […]

  • HAB ke-80 Kemenag, Pemda Buol Dorong Sinergi Lintas Iman untuk Pembangunan Daerah

    HAB ke-80 Kemenag, Pemda Buol Dorong Sinergi Lintas Iman untuk Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Admin Soal Buol
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Tema HAB ke-80 dinilai sejalan dengan semangat pembangunan nasional dan daerah, di mana kerukunan umat beragama tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi sebagai energi kebangsaan yang lahir dari sinergi dalam keberagaman untuk mendorong terwujudnya Indonesia yang damai dan maju. Pemerintah Kabupaten Buol menyampaikan apresiasi atas peran strategis Kementerian Agama dalam membina kehidupan keagamaan yang […]

  • Gadget Ancam Ikatan Keluarga, Dinas P2KBP3A Buol Soroti Darurat Peran Keluarga di Momen Peringatan Harganas 2025 !

    Gadget Ancam Ikatan Keluarga, Dinas P2KBP3A Buol Soroti Darurat Peran Keluarga di Momen Peringatan Harganas 2025 !

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 288
    • 0Komentar

    • Program Genting (Gerakan Tanggung Renteng) berupa pendampingan anak asuh oleh orang tua asuh; • Kegiatan Ditamasia (Taman Asuh Sayang Anak) dengan metode mendongeng; • Lomba antarpenyuluh KB yang akan digelar di Taman Kota Buol; • Pendataan bayi baru lahir per 29 Juni 2025, di mana tercatat tiga kelahiran normal di Kecamatan Biau; • Keterlibatan […]

  • Hadiri Pelantikan GEKRAFS Se-Sulteng, Bupati Buol Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    Hadiri Pelantikan GEKRAFS Se-Sulteng, Bupati Buol Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Moh. Asri
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Dalam sesi wawancara, Bupati Buol menilai bahwa masa depan pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada perusahaan-perusahaan besar, tetapi juga pada berkembangnya sektor ekonomi kreatif yang digerakkan masyarakat. “Kalau melihat struktur ekonomi Buol, perusahaan besar hanya sekitar tiga sampai empat. Selebihnya, pertumbuhan ekonomi yang merata harus dibangun melalui ekonomi kreatif. Karena itu saya berharap GEKRAFS […]

expand_less