Wanita Asal Buol Tampil di Panggung Dunia: Fatrisia Ain Bicara Keadilan di Forum PBB!
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
- print Cetak

Soal Buol, Internasional – Fatrisia Ain, aktivis muda asal Buol, Sulawesi Tengah, tampil di panggung internasional Forum Regional Bisnis dan Hak Asasi Manusia (RBHR) Perserikatan Bangsa-Bangsa yang digelar di United Nations Conference Centre (UNCC), Bangkok, 16-19 September 2025.
Dengan selendang khas haruas tersampir di pundak, ia menyuarakan persoalan keadilan bagi petani, buruh kebun, perempuan, pemuda desa, dan masyarakat adat yang terdampak praktik bisnis tidak berkeadilan.
Forum RBHR PBB merupakan ajang tahunan yang mempertemukan pemerintah, korporasi, akademisi, dan masyarakat sipil dari Asia Pasifik. Tahun ini, pertemuan mengangkat tema “Anchoring Progress and Strengthening Regional Leadership on Human Rights through Crisis.”
Dalam sesi bertajuk “Regional Leadership in Action: National Action Plans as Pathways to Stronger Standards,” Fatrisia duduk sejajar dengan para menteri dan peneliti dari berbagai negara.
Ia menegaskan bahwa masyarakat adat, perempuan, pekerja migran, dan komunitas desa merupakan pihak yang paling merasakan dampak pelanggaran HAM, tetapi justru kerap tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan.
“Tanpa partisipasi bermakna dari pihak terdampak, kerangka HAM hanya menjadi administrasi semata, bukan perlindungan nyata,” ujarnya.
Belajar dari Gerakan Desa
Fatrisia kembali berbicara pada sesi “A Rights-Holder Led Approach to Corporate Accountability.” Ia memaparkan pengalaman petani di Sulawesi Tengah menghadapi konflik agraria, ekspansi perkebunan sawit, serta dampak industri mineral kritis.
“Kami menyaksikan hutan hilang, tanah dirampas, sumber air tercemar. Banyak masyarakat terpaksa bermigrasi. Namun gerakan desa tetap bertahan melalui perjuangan kolektif,” katanya.
Cerita tersebut disejajarkan dengan pengalaman gerakan rakyat di India, yang juga menghadapi tekanan industri ekstraktif berskala besar.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar