Wanita Asal Buol Tampil di Panggung Dunia: Fatrisia Ain Bicara Keadilan di Forum PBB!
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
- print Cetak

Risiko dan Perlawanan
Fatrisia tak menutupi risiko yang dihadapi pembela HAM di tingkat lokal. Intimidasi, kriminalisasi, hingga gugatan hukum strategis (SLAPP) menjadi ancaman nyata.
“Menjadi pembela HAM dari desa berarti siap dilabeli dan ditekan. Namun diam hanya akan memperpanjang penderitaan,” ucapnya.
Selain berbicara di forum utama, ia melakukan pertemuan bilateral dengan pejabat OHCHR, UN Working Group on Business and Human Rights, hingga Special Rapporteurs. Dalam kesempatan itu, ia mengkritisi mekanisme internasional yang dinilai belum ramah komunitas serta sertifikasi keberlanjutan yang kerap jauh dari realitas lapangan.
Dari Buol untuk Dunia
Kehadiran Fatrisia di Forum PBB menegaskan bahwa suara masyarakat desa dapat menembus panggung global. Ia membawa pesan sederhana namun tegas, pembangunan yang mengabaikan keadilan sosial hanya akan memperdalam pelanggaran hak rakyat kecil.
Dari Bangkok, suara Buol menggema. Fatrisia Ain membuktikan bahwa “keadilan sejati selalu lahir dari bawah.”
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar