Mako Polsek Biau dan Bangunan Satlantas Lama Hangus Terbakar, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya !
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month Senin, 29 Jun 2026
- print Cetak

Soalbuol.com – Kebakaran melanda Markas Kepolisian Sektor (Polsek) Biau, bangunan lama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Buol, serta bangunan bekas kantor yang difungsikan sebagai asrama personel Polri pada Senin (29/6/2026) sekitar pukul 01.50 WITA.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga bermula dari hubungan arus pendek listrik (korsleting) di ruang penjagaan kantor lama Satlantas Polres Buol. Api dengan cepat membesar karena sebagian bangunan merupakan konstruksi semi permanen, kemudian merembet ke Mako Polsek Biau, asrama personel, hingga mengenai bagian atap rumah dinas Kapolsek Biau.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah aliran listrik di Mako Polsek Biau padam. Saat melakukan pengecekan, personel piket melihat percikan api disertai letusan dari ruang penjagaan kantor lama Satlantas. Personel yang bertugas segera mengamankan senjata api, mengevakuasi penghuni asrama, serta menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan BPBD Kabupaten Buol tiba di lokasi sekitar pukul 02.03 WITA untuk melakukan pemadaman bersama personel kepolisian dan masyarakat. Kapolres Buol, AKBP Irwan, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, turut hadir di lokasi guna memimpin penanganan dan memastikan proses evakuasi serta pemadaman berjalan optimal. Satu unit Armoured Water Cannon (AWC) Sat Samapta Polres Buol juga dikerahkan hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.40 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerusakan berat pada sejumlah bangunan dan barang inventaris kepolisian, di antaranya satu unit mobil patroli Polsek Biau, dua unit sepeda motor dinas, satu unit genset, satu unit simulator SIM, empat unit komputer, dua unit CPU, sepuluh rompi antipeluru, sejumlah pelat nomor kendaraan, serta berbagai dokumen penting milik Polsek Biau dan Satlantas. Nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar