Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dicanangkan, Kepala BPS Buol Tekankan Pentingnya Data Berkualitas
- account_circle Moh. Asri
- calendar_month 31 menit yang lalu
- print Cetak

Soalbuol.com – Badan Pusat Statistik (BPS) bersama Pemerintah Kabupaten Buol secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 pada Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pendataan ekonomi terbesar yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, menegaskan bahwa data yang akurat dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh ketersediaan data yang sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Sambutan Wakil Bupati Buol, Nasir Dj Daimaroto
“Data bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi telah menjadi dasar utama dalam merumuskan kebijakan, menyusun program pembangunan, mengalokasikan sumber daya, hingga mengevaluasi capaian pembangunan secara objektif dan terukur,” ujar Nasir.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Buol, Nasir menyampaikan apresiasi kepada BPS yang selama ini konsisten menyediakan data statistik berkualitas sebagai dasar perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan.
Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis karena menjadi sumber data ekonomi yang paling lengkap dan komprehensif mengenai seluruh kegiatan usaha serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Melalui Sensus Ekonomi 2026, kita akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur ekonomi daerah, persebaran usaha, karakteristik pelaku usaha, potensi ekonomi wilayah, penyerapan tenaga kerja, pemanfaatan teknologi digital, hingga berbagai indikator penting lainnya yang akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi di masa depan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Buol, Edwin, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi keenam yang dilaksanakan sejak pertama kali digelar pada tahun 1986. Kegiatan berskala nasional ini bertujuan menyediakan data dasar dan gambaran menyeluruh mengenai kondisi serta struktur perekonomian Indonesia.

Sambutan Kepala BPS Buol, Edwin Jurnalis
Menurut Edwin, seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia akan menjadi sasaran pendataan. Informasi yang diperoleh nantinya diharapkan mampu menggambarkan karakteristik usaha, potensi ekonomi daerah, perkembangan ekonomi digital, kondisi sosial ekonomi keluarga, hingga dinamika dunia usaha yang terjadi saat ini.
- Penulis: Moh. Asri



Saat ini belum ada komentar